Sheriff Tiraspol, Klub yang Bayar Gaji Pemain dengan Uang Tunai

Banner Gamespool Football5Star

Football5star.com, Indonesia – Sheriff Tiraspol, debutan Liga Champions 2021-22 berada di grup D bersama Inter Milan, Real Madrid dan wakil Ukraina, Shakhtar Donetsk. Sebagai debutan di Liga Champions, Sheriff Tiraspol memiliki banyak hal menarik yang menyita perhatian pencinta sepak bola.

Salah satu hal menarik soal klub ini ialah Viktor Gushan, pendiri klub. Ia adalah eks perwira Komitet Gosudarstvennoy Bezopasnosti (KGB) alias komite keamanan negara era Uni Soviet. Ia memiliki pengaruh sangat kuat di Tiraspol, Transistria, wilayah klub ini berada.

Sheriff Tiraspol, Klub yang Bayar Gaji Pemain dengan Uang Tunai
fc-sheriff.com

Dikutip Football5star.com dari Foreign Policy, Jumat (27/8//2021), Gushan awalnya mendirikan perusahaan keamanan bernama Sheriff LLC pada 1997. Lambat laun perusahaan ini melebarkan sayapnya di bisnis pompa bensin, toko swalayan, perusahaan konstruksi, perusahaan energi, hingga telekomunikasi.

Di balik binis legal yang dimilik pendiri klub ini, Gushan disebut Foreign Policy ialah seorang mafia yang menjalankan bisnis ilegal di pasar gelap. Gushan disebut memiliki usaha penyelundupan rokok, alkohol hingga makanan di pelabuhan Odessa.

Selain sisi hitam dari pendiri klub yang dianggap seorang mafia, Sheriff Tiraspol juga memiliki cerita menarik soal bagaimana mereka membayar gaji para pemainnya. Hal itu diungkap oleh mantan pemainnya, Antony Golec.

Sheriff Tiraspol, Klub yang Bayar Gaji Pemain dengan Uang Tunai_

Eks pemain Badak Lampung FC ini pada 2016 bermain di Sheriff Tiraspol selama 11 pertandingan. Satu hal yang diingat oleh bek asal Australia ini ialah soal gaji yang diterimanya.

Menurut Golec, Gushan membayar dirinya dan pemain lain dengan uang tunai. Diceritakan Golec kepada The Sydney Herald Morning, para pemain mengantri di pintu kantor Gushan untuk mendapat uang dalam amplop.

“Dijaga oleh beberapa pengawal bersenjata, Gushan mengirimkan amplop satu per satu. Ketika hasilnya tidak bagus, amplop itu kosong,” kata Golec.

Sheriff Tiraspol Berada di Wilayah Moldova?

Bermain di Liga Champions, Sheriff Tiraspol disebut sebagai klub wakil dari Liga Moldova. Namun benarkah klub ini berada di wilayah Moldova? Faktanya klub ini berada di wilayah Tiraspol, Transistria. Daerah yang menginginkan terpisah dari Moldova.

Sheriff Tiraspol, Klub yang Bayar Gaji Pemain dengan Uang Tunai__

Transistria memiliki 520 ribu penduduk yang berlokasi dekat dengan perbatasan Moldova dan Rusia. Tahun 1989, Moldova mendapat kemerdekaan dari Uni Soviet, namun wilayah ini tak ingin lepas dari pengaruh Soviet. Hingga akhirnya pecah perang saudara di wilayah ini pada 1992.

Situasi di wilayah Transistria tak pernah selesai hingga hari ini. Moldova menganggap Transistria sebagai bagian dari wilayah mereka, namun masyarakatnya menolak untuk itu. Transistria bahkan memiliki presiden, tentara, hingga parlemen sendiri.

Bahkan saat ini saat Sheriff Tiraspol menjamu tim dari wilayah Moldova lain, para penggemar mereka akan selalu berterik, ‘Rusia! Rusia,’ untuk menegaskan bahwa mereka masih ingin berada di bawah payung negara tersebut.

Comments are closed.

This website uses cookies to improve your experience. We'll assume you're ok with this, but you can opt-out if you wish. Accept Read More