Suar dan Lautan Manusia Iringi Kepergian Jenazah Noah Gesser

Banner Gamespool Football5Star

Football5star.com Indonesia – Ratusan orang menghadiri prosesi pemakaman pemain muda AFC Ajax keturunan Indonesia, Noah Gesser. Selain keluarga, hadir pula kerabat, teman, hingga kolega Noah.

Seperti diketahui, Noah meninggal dunia akibat kecelakaan mobil pada Jumat (30/7) pukul 19:30 waktu setempat. Kecelakaan itu terjadi di Weg der United Nations, Belanda Utara, melibatkan satu mobil dengan dua penumpang dan sebuah taksi.

Prosesi pemakaman Noah Gesser - Het Parool-STATUE JORIS VAN GENNIP
Het Parool-STATUE JORIS VAN GENNIP

Mobil yang ditumpangi Noah dan kakaknya, Isay, mendadak keluar dari jalur dan bertabrakan dengan taksi yang melaju dari arah berlawanan. Dalam insiden tersebut, nyawa sopir taksi masih bisa diselamatkan. Namun, nasib Noah dan sang kakak tak tertolong.

Setengah bulan berlalu, prosesi pemakaman digelar pada Selasa (10/8) pukul 9 pagi waktu setempat. Prosesi dimulai di kompleks olahraga klub sepak bola lama Noah, IJFC, dipenuhi ratusan anak yang berkumpul di depan kantin IJFC di IJsselstein.

Dikutip Football5star dari Het Parool, IJFC adalah klub sepak bola pertama Isay dan Noah Gesser. Ayah mereka telah menjadi pelatih di sana selama bertahun-tahun.

Orang Tua Noah Gesser Tak Kuasa Menahan Haru

Ketika mobil jenazah tiba di tempat parkir IJFC di IJsselstein, ratusan orang yang hadir mengiringi dengan tepuk tangan serta flare berwarna merah, putih, dan biru. Terlihat juga seorang wanita melemparkan mawar merah muda, sedangkan yang lain mengikuti dengan menaruh mawar putih di kap mesin.

Prosesi pemakaman Noah Gesser, orang tua di mobil jenazah - Het Parool-STATUE JORIS VAN GENNIP
Het Parool-STATUE JORIS VAN GENNIP

Melihat keramaian dari dalam mobil jenazah, ayah Noah tak kuasa menahan tangis. Ketika ayah dan ibu Noah keluar dari mobil, tepuk tangan semakin meriah. Momen haru pun tertangkap kamera kala keduanya saling berpelukan.

Setelah IJFC, iring-iringan prosesi mengunjungi sebuah bangku di IJsselstein, tempat Isay berlutut untuk meminta pacarnya berkencan dengannya. Pasangan itu telah bersama selama satu tahun.

Lalu, pemberhentian ketiga adalah kompleks olahraga De Toekomst di Duivendrecht, tempat Noah akan memulai musim ini bersama tim U-17 Ajax.

Prosesi pemakaman Ilsay dan Noah Gesser - Het Parool-
Het Parool

Prosesi kemudian pindah ke Maarssen dan berlangsung secara pribadi. Peti mati dibawa oleh Wi Kan Doe. Menurut tradisi Suriname-Jawa, mereka difungsikan untuk mengusir roh jahat melalui musik dan tarian.

Suasana haru sekaligus khidmat kian terasa. Terlebih bagi orang tua dan keluarga terdekat Noah. Hari itu, salahs atu talenta Belanda keturunan Indonesia akhirnya dilepas ke peristirahatan terakhirnya.

Comments are closed.

This website uses cookies to improve your experience. We'll assume you're ok with this, but you can opt-out if you wish. Accept Read More