Juergen Klopp Tak Setuju Piala Dunia Diadakan Dua Tahun Sekali

Banner Gamespool Baru Football5Star

Football5Star.com, Indonesia – Adanya wacana Piala Dunia akan diadakan dua tahun sekali, wacana itu datang dari Arsene Wenger dan mengundang banyak komentar dari berbagai pihak. Salah satunya dari pelatih Liverpool, Juergen Klopp. Pelatih asal Jerman itu tidak setuju akan hal itu.

Wenger yang merupakan Kepala Pengembangan Sepak Bola Global FIFA, memperjuangkan ide tersebut dengan FIFA juga ingin memanfaatkan jadwal kosong di musim panas. Klopp tidak setuju akan hal itu. Menurutnya semua itu dilakukan hanya karena uang, tanpa memikirkan fisik para pemain.

Juergen Klopp Konfirmasi Liverpool Tak akan Beli Pemain Mahal 2
VNExplorer

“Tidak ada olahraga lain di dunia dengan kalender tanpa henti. Kita semua tahu mengapa itu terjadi. Apa pun yang dikatakan orang bahwa ini tentang memberi kesempatan kepada negara yang berbeda, pada akhirnya itu semua tentang uang,” ucap Klopp seperti dikutip Football5Star.com dari Mirror.

“Tidak apa-apa. Tetapi pada akhirnya, pada satu titik seseorang harus mulai memahami bahwa tanpa para pemain, unsur terpenting dari permainan yang luar biasa ini, kami tidak dapat memainkannya. Tidak ada yang lebih penting daripada para pemain.

“Bayangkan jika setiap dua tahun ada Piala Dunia dan akan ada Euro setiap dua tahun. Itu berarti untuk pemain kelas atas mereka bermain setiap tahun di turnamen besar. Itu berarti mereka memiliki istirahat tiga minggu setiap tahun.”

Thomas Tuchel Setuju dengan Juergen Klopp

Thomas Tuchel - Chelsea - News18
Internewscast

Pelatih Chelsea, Thomas Tuchel juga menyuarakan hal yang sama. Menurut Tuchel, memperbanyak permainan bukan jadi solusi untuk membuat banyak orang ingin menonton pemain-pemain top berlaga.

“Sangat sulit diterima karena orang ingin melihat pemain top di lapangan. Jika kami hanya menambahkan permainan, itu tidak akan terjadi,” kata Tuchel.

“Pada akhirnya, kita tidak akan melihat penampilan terbaik (karena pemain kelelahan). Itu bukan untuk kepentingan permainan. Saya lebih khawatir tentang situasi sebenarnya daripada revolusi Piala Dunia setiap dua tahun.”

Comments are closed.

This website uses cookies to improve your experience. We'll assume you're ok with this, but you can opt-out if you wish. Accept Read More